26.7 C
Jakarta
Sunday, June 16, 2024
HomeBeritaSandi Uno Buka Pintu Kerjasama Demokrat dan PKS Jika Ganjar-Anies Maju di...

Sandi Uno Buka Pintu Kerjasama Demokrat dan PKS Jika Ganjar-Anies Maju di Pilpres

INDONESIAPOLITIK.COM – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Sandiaga Uno, mengaku sudah menyiapkan langkah-langkah jika wacana paket calon presiden Ganjar Pranowo-Anies Baswedan berlangsung pada Pilpres 2024.

Sandi mengatakan, PPP akan mengajak Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk bekerja sama mengusung calon presiden dan wakil presiden pada pemilu 2024.

“Saya akan mengusulkan ke Pak Mardiono jika akhirnya yang dipilih itu Ganjar-Anies. Kita mengajak mas AHY dan Demokrat dan juga PKS untuk berjuang bersama,” kata Sandiaga Uno di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (23 Agustus).

BACA JUGA: Cak Imin Masuk Radar Cawapres Ganjar, PKB Akui Tergoda

Menurut Sandi, dirinya berpengalaman bekerja di sejumlah partai politik, termasuk Partai Demokrat dan PKS.

Sehingga ajakan PPP mendapat respon dari kedua belah pihak. Jika paket Ganjar-Anies diterapkan pada Pilpres 2024.

“Menurut saya dengan pengalaman saya bekerja bersama dengan partai-partai tersebut, saya menyakini (bisa mengajak Demokrat dan PKS) kalau memang itu keputusannya,” jelasnya.

Demokrat dan PKS bekerjasama dengan PPP

Sandi meyakini Partai Demokrat dan PKS akan bekerja sama dengan PPP untuk melakukan konsolidasi dan kerja sama jika paket Ganjar Pranowo-Anies Baswedan benar-benar membuahkan hasil. Lebih lanjut, Sandi mengaku akan selalu menjaga kontak dengan PDIP.

“Dinamikanya masih berjalan dan mencari. Saya terus berkoordinasi. Per hari ini belum ada koordinasi dengan PDIP. Partai yang kami terikat perjanjian politik,” uangkapnya.

Sandi menilai arah kebijakan tersebut perlu didekati secara bijak. Kemudian, dalam waktu dekat pihaknya akan memperkuat wacana Ganjar-Anies.

“Kita juga akan meminta arahan dari Plt Ketum Mardiono bagaimana kita melangkah ke depan. Kami ini di bawah istilahnya sudah gigi tiga, di Sulsel ini sudah gigi tiga dan bulan depan akan gigi empat,” tambahnya.

Menurut Sandi, PPP sejauh ini konsisten dengan keputusan penyerahan Ganjar Pranowo.

“PPP tetap istiqomah. Kita meniatkan ini ibadah. Saya akan mengusulkan ke Pak Mardiono jika pada akhirnya itu yang dipilih Ganjar-Anies,” jelasnya.

Mardiono mengatakan usulan cawapres Sandi belum final
Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono mengatakan, usulan Sandi sebagai pendamping Ganjar Pranowo belum sepenuhnya final.

Mardiono mengatakan keputusan itu masih bisa berubah.

Namun perubahan harus melalui mekanisme yang sama seperti saat mengambil keputusan, yakni melalui Rapimnas atau forum yang lebih tinggi lainnya, seperti Mukernas.

“Nah apakah kemudian keputusan itu haram untuk dirubah? tidak, ya keputusan itu bisa dirubah ya, bisa saja dirubah, tetapi juga ada mekanismenya,” kata Mardiono di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (23/8).

Sejauh ini, Mardiono mengatakan, belum ada pembahasan mendalam mengenai nama pasangan Ganjar tersebut. Ia mengatakan, pembahasan sahabat Ganjar juga akan memakan waktu.

Namun, kata Mardiono, sejauh ini belum ada usulan nama lain selain Sandiaga. Ia mengatakan pihaknya juga akan terus memperjuangkan Menparekraf tergantung hasil Rapimnas PPP VI.

“Sampai sekarang itu belum ada pembahasan-pembahasan yang mengerucut pada keputusan ya,” ujarnya.

Mardiono menambahkan, sejauh ini orientasi politik partainya masih konsisten dengan hasil keputusan Rapimnas. Pertama, mendukung pencalonan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024. Kedua, mencalonkan Sandiaga sebagai pendamping.

Namun, dia menegaskan partainya tidak mempunyai kewenangan untuk mengambil keputusan. PPP hanya bisa memperjuangkan Sandi menjadi cawapres, ujarnya.

“Tapi sekali lagi PPP tidak dalam konteks memutuskan, tapi memperjuangkan, menawarkan, yang kita tawarkan itu juga atas kriteria-kriteria bukan karena namanya atau bukan karena personality-nya,” tambah Mardiono.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments