26.7 C
Jakarta
Sunday, June 16, 2024
HomeBeritaKhoirul Umam: Pertemuan Budiman dan Prabowo Jadi Ancaman Ganjar dan PDIP

Khoirul Umam: Pertemuan Budiman dan Prabowo Jadi Ancaman Ganjar dan PDIP

INDONESIAPOLITIK.COM – Menurut Khoirul Umam, Direktur Eksekutif Indostrategic, pertemuan Budiman Sudjatmiko dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto merupakan ancaman besar bagi Ganjar Pranowo dan PDIP.

Umam menyatakan bahwa manuver ini bukanlah yang pertama. Beberapa waktu lalu, Effendi Simbolon, seorang politisi senior dari PDIP, menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto.

Dalam wawancaranya di CNNIndonesia TV pada Rabu (19/7) Umam menyatakan bahwa tindakan Mas Budiman ini merupakan ancaman bagi internal PDIP dan peringatan serius bagi kemenangan Ganjar Pranowo di Pilpres 2022.

Baca: Prabowo: Saya Siap Bertemu Jika Waktunya Ibu Megawati Senggang

Umam berpendapat bahwa PDIP harus mempertimbangkan rencana tersebut secara serius dan mengambil tindakan disiplin jika mereka ingin menjaga peluang kemenangan Ganjar.

Ia memperkirakan bahwa jika tidak ada tindakan tegas, lebih banyak kader PDIP akan membelot ke Prabowo. Menurut umam, hal ini akan mengurangi peluang kemenangan Ganjar.

“Kalau tidak dilakukan secara matang, bukan hanya pembusukan internal, tetapi juga serangan eksternal,” ujarnya.

Meskipun demikian, Budiman menolak tuduhan bahwa pertemuan yang dia lakukan dengan Prabowo merupakan upaya pembangkangan terhadap PDIP, dan menegaskan bahwa tujuan dari pertemuan tersebut adalah untuk menjamin kemenangan kaum nasionalis.

Ia menyarankan Prabowo dan Ganjar maju bersama dalam pemilihan presiden 2024, mengklaim mereka akan menang dengan mudah.

Budiman berniat untuk menjelaskan keputusan ini jika PDIP memintanya, karena dia yakin PDIP tidak akan memberikan sanksi.

“Saya yakin bisa meyakinkan posisi saya kepada partai. Saya yakin enggak ada sanksi. Partai akan memahami,” ucap Budiman dalam wawancara yang sama.

Dukungan ke Prabowo

Selain Budiman, para politisi senior dari PDIP juga telah menyatakan dukungan mereka kepada Prabowo Subianto sebagai calon presiden. Effendi menyatakan dukungannya kepada Prabowo setelah acara Rakernas Marga Simbolon pada hari Jumat (7/7), di mana Prabowo hadir.

Ia menggambarkan Prabowo sebagai pemimpin yang dapat diandalkan dan percaya dia memiliki kemampuan untuk memimpin Indonesia. Pada hari Senin, 10 Juli, DPP PDIP memanggil Effendi. Setelah menyatakan dukungannya kepada Prabowo, Effendi tidak ada sanksi yang diberikan.

Pada malam hari Selasa, 18 Juli, Budiman bertemu dengan Prabowo. Setelah pertemuan selama dua jam di rumah Prabowo di Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Budima pun memuji Prabowo.

“Saya berharap Pak Prabowo sehat, teruskan tugas, tunaikan tugas, dan saya ingin orang Indonesia layak untuk mendapatkan orang terbaik, salah satunya Pak Prabowo,” ucap Budiman.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments