33.5 C
Jakarta
Saturday, June 15, 2024
HomeBeritaPuan Saat Temui AHY: Ini Enggak Pura-pura Kan Mas?

Puan Saat Temui AHY: Ini Enggak Pura-pura Kan Mas?

INDONESIAPOLITIK.COM – Ketua PDIP-DPP Puan Maharani tegaskan maksudnya saat temui pimpinan Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan elite kedua partai bukan sebuah gimmick. Pertemuan berlangsung di Hutan Kota Plataran, Jakarta Pusat, Minggu (18/6).

Puan mengatakan, mereka berencana untuk menjalin komunikasi yang lebih intensif ke depannya agar ada kesempatan untuk bertemu kembali di masa mendatang.

Baca: Gerindra Soal Pertemuan AHY dan Puan di Jakarta

“Kita akrab begini, melihat-lihat air mancur, itu beneran lho ya ngobrolnya bukan pura-pura. Bahkan banyak yang nanya juga, ‘mbak ini sebenarnya pura-pura atau enggak sih?’, Ya ngobrolnya sejam lebih, ya enggak lah, ini enggak pura-pura kan mas?.” Kata Puan saat temui dan bertanya kepada AHY.

Hal itu juga diungkapkan Puan saat AHY mengungkapkan keinginannya agar hubungan mereka dibangun sebagai hubungan kakak-adik. Menurutnya, AHY juga ingin hubungan antara demokrat dan PDIP semakin harmonis.

Puan juga mengaku lebih memaknai dengan hubungan kakak beradik ini, meski keduanya berada di posisi yang berbeda. Apalagi keduanya memiliki riwayat yang serupa sebagai anak Presiden di masa lalu.

“Tadi Mas AHY bilang, ‘mbak, boleh tidak saya menganggap mbak sebagai kakak?’, ‘ya iya dong’. Kalau kemudian ngobrolnya itu antar Ketum sama Ketua DPR, kayaknya enggak sejam lebih, tapi paling ya 20 menit selesai,” kata Puan.

Bahas Kenegaraan dan Dinamika Politik

Pada kesempatan yang sama. AHY juga mengatakan pertemuannya dengan Puan untuk membahas urusan kenegaraan dan dinamika politik dengan PDIP menjadi agenda.

“Pertemuan ini bukan hanya sekadar gimmick politik, tetapi juga sesuatu yang penting dan substansial,” kata AHY.

AHY mengatakan partainya dan PDIP memiliki sejarah yang sama di kancah politik Indonesia. Salah satunya, sama-sama pernah menjadi partai penguasa dan partai oposisi.

Misalnya, PDIP memenangkan dua pemilihan presiden berturut-turut pada 2014 dan 2019, dan dalam dua periode itu Demokrat berperan sebagai oposisi. Ketika Demokrat memenangkan dua periode sebelumnya atau pemilihan presiden pada 2004 dan 2009, posisi PDIP berada di posisi oposisi.

Lebih lanjut, AHY menyampaikan pesan SBY bahkan sebelum bertemu dengan PDIP. Ia mengatakan, SBY berharap pertemuan antara kedua belah pihak dapat membawa kebaikan dan keberkahan.

“Bagaimanapun PDIP dan partai Demokrat ini merupakan dua partai yang punya pengalaman sebagai the ruling party, tapi juga sebagai partai oposisi,” ujarnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments