33.5 C
Jakarta
Saturday, June 15, 2024
HomeBeritaPuan Meminta Gibran Menangkan PDIP di Pemilu 2024

Puan Meminta Gibran Menangkan PDIP di Pemilu 2024

INDONESIAPOLITIK.COM – Presiden DPP PDIP Puan Maharani meminta Wali Kota Tunggal Gibran Rakabuming Raka mengerahkan relawan untuk membantu PDIP memenangkan pemilu 2024. Salah satunya harus membantu putri Puan, Pinka Hapsari, yang berjuang di Pileg. perubahan dari PDIP menjadi DPR RI.

Hal itu Gibran sampaikan saat bertemu di Pura Mangkunegaran usai menemani Puan jalan-jalan di Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (28/5).

Puan meminta Gibran secara khusus untuk menggalang dukungan relawan untuk memenangkan caleg DPR RI dari PDIP, Pinka, Dyah Pikatan Orissa Putri Hapsari.

“Ada (pembicaraan soal relawan). Nanti Mbak Puan titip Mbak Pinka juga,” katanya.

Baca: Puan dan Gibran Bertemu di Solo, Ada Bahasan Soal Prabowo

Gibran sendiri bertemu Pinka saat menjemput rombongan Puan di Bandara Adi Soemarmo, Sabtu (27/5) lalu. Pinka sepertinya tidak mengikuti ibunya bersama Gibran selama akhir pekan.

“Tapi kemarin ikut nonton konser Dewa. Lha sing ning jejere Mbak Puan ki Mbak Pinka (yang duduk di samping Mbak Puan itu Mbak Pinka),” kata Gibran.

Puan Meminta Gibran Dukung Pinka Caleg DPR RI PDIP

Pinka sendiri terdaftar sebagai calon dari PDIP pada 1 Mei lalu.

Sekretaris DPC PDIP Solo dan Wakil Walikota Solo Teguh Prakosa mengatakan, Pinka merupakan calon nomor urut 1 PDIP daerah pemilihan Jawa Tengah IV (Dapil) yang meliputi Kabupaten Karanganyar, Sragen, dan Wonogiri.

Puan sebelumnya membenarkan bahwa Pinka adalah calon dari PDIP. Namun, dia belum mau menyebutkan dari daerah mana anaknya akan menjadi anggota DPR. Puan mengatakan, seluruh kader PDIP yang menjadi kepala daerah diberikan tugas tambahan pada Pemilu 2024.

Puan dan Gibran menikmati sapaan pagi warga yang berkunjung di Car Free Day (CFD) Slamet Riyadh. Mereka meninggalkan hotel Alila, tempat wanita itu menginap, dengan sepeda. Begitu sampai di area CFD, warga sekitar yang ingin selfie langsung berbondong-bondong ke Puan dan Gibran.

Mereka lalu berpisah di dekat Loji Gandrung, rumah dinas Walikota Solo. Puan melanjutkan perjalanannya tanpa didampingi Gibran. Gibran berpamitan dan meninggalkan Puan untuk menghadiri promosi pabrik sepatu lokal.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments