INDONESIAPOLITIK.COMRannya Agustyra Kristiono dan Serena C. Francis adalah dua wanita muda dan cantik yang mencintai sepak bola di daerah mereka. Rannya ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Serena ada di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Rannya dikenal sebagai CEO Lombok FC, begitu juga dengan Serena Francis, putri pemilik Bintang Timur FC Atambua, yang dikenal giat mempromosikan pemain muda di SSB dan Akademi Bintang Timur di Atambua dan Kabupaten Kupang. NTT.

Saat ini keduanya bersama M Daffa Imran bertugas membawa generasi muda Indonesia ke Barcelona Football Festival. Festival tersebut akan digelar pada 23-30 Mei 2023 di Solou, Barcelona, ​​Spanyol.

Baca: Dua Perempuan Muda Indonesia Bawa Tim Sepak Bola U-16 ke Barcelona

Kolaborasi tiga anak muda pecinta dunia sepak bola ini lahir dari kerjasama antara Imran Soccer Academy Training Center (ISA) Jakarta, Bintang Timur Atambua Academy NTT dan Lombok FC NTB.

Raden Isnanta Deputi 3 Kemenpora Bidang Pembudayaan Olahraga bersama Agus Riyanto selaku Ketua Asosiasi Pelatih Sepak Bola Usia Muda Seluruh Indonesia (APSUMSI) di Aula Kemenpora RI, Senin (22/5), mengucapkan selamat tinggal kepada tim peserta yang akan berlaga dengan nama ISA Lombok FC.

Semangat Merah Putih

“Semangat hanya satu, merah putih. Tunjukkan bahwa kalian mewakili Indonesia, bermainlah dengan semangat, disiplin dan tunjukkan respek dan hormat kepada tim lawan.” Kata Raden Isnanta sambil meninggalkan tim di hadapan para pemain, orang tua pemain dan pelatih kepala Zuchli Imran Putra.

Saat tim diumumkan, para pemain diperkenalkan satu per satu dan kemudian mencium bendera merah putih. Hal ini dilakukan untuk menanamkan jiwa nasionalisme karena setelah pemain ke Barcelona para pemainnya juga membawa nama negara yaitu Indonesia.

Manajer tim, Rannya Agustyra Kristiono menyatakan timnya sangat siap untuk mengikuti ajang ini.

“Para pemain sudah menyelesaikan pemusatan latihan selama sebulan di Training Center ISA Cibubur dan berharap hasilnya baik di ajang ini,” ujarnya.

Pemain yang dihasilkan berdasarkan hasil kerjasama tiga tim, Bintang Timur Atambua Nusa Tenggara Timur (NTT), Lombok FC Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Diklat Imran Soccer Academy Jakarta.

“Nanti di Barcelona, ​​anak-anak bertekad melakukan segalanya karena mereka bangga mewakili Indonesia. Kalaupun menang nanti, itu bonus perjuangan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Serena Cosgrova Francis menyampaikan apresiasi kepada sponsor dan pemangku kepentingan yang kemudian mendukung anak-anak Indonesia U-16 di Barcelona.

“Dukungan dan dukungan para sponsor merupakan bukti bahwa perjuangan anak-anak diapresiasi. Mudah-mudahan dengan dukungan itu kami bisa terus berharap bisa memenangkan setiap pertandingan,” ujarnya.

Serena melanjutkan, misi ini tidak dapat dicapai hanya dengan kerjasama tiga institut sepakbola ISA Academy, Bintang Timur Atambua Academy, Lombok FC, tetapi juga dengan dukungan sponsor seperti Aqua, Ortuseight, SIG Semen, Mind.id, Garuda Nusantara , HBK Peduli, KEMENPORA, PSSI, APSUMSI.

Berkesempatan Bertemu FC Barcelona, PSG atau Real Madrid

Dalam festival di Barcelona ini, ISA Lombok FC masuk Grup B dengan tim-tim kuat dari Prancis, Irlandia, dan Norwegia. Ketiganya adalah Krakeroy IL A dari Norwegia, Manortown United FC dari Irlandia dan US Gouvieux dari Prancis.

Jika lolos ke babak selanjutnya, Mereka bisa menghadapi FC Barcelona, ​​​​​​Paris Saint-Germain ataupun Real Madrid.

Manajer tim Rannya Agustyra Kristiono menyatakan timnya sangat siap untuk mengikuti ajang ini.

“Para pemain sudah menyelesaikan pemusatan latihan selama sebulan di Diklat ISA Cibubur dan berharap hasil di ajang ini bisa bagus,” ujarnya.

Nantinya di Barcelona, ​​​​anak-anak nekat melakukan segalanya karena bangga mewakili Indonesia. Bahkan jika nanti mereka menang, itu akan menjadi bonus untuk perjuangan mereka, kata asisten Manajer Serena Francis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here